Tampilkan postingan dengan label Mahakam24. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahakam24. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 November 2013

Kotak Hitam



Kotak hitam atau biasanya disebut dengan Black Box adalah alat utama untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan pesawat terbang

Fungsi alat ini selain untuk merekam pembicaraan antara Pilot dengan Pemandu lalu lintas udara (Air Traffic Control) tetapi  bisa juga digunakan untuk mengetahui tekanan udara serta kondisi cuaca selama penerbangan

Kotak Hitam merupakan sekumpulan perangkat yang merujuk kepada Perekam Data Penerbangan (Flight Data Recorder) dan Perekam Suara Kokpit (Cockpit Voice Recorder) yang diwajibkan harus ada didalam pesawat terbang

Meskipun alat ini diberi nama Kotak Hitam, kenyataannya kotak ini berwarna jingga atau oranye, Pemilihan warna terang ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat mengalami kecelakaan



Penempatan kotak hitam di pesawat, dilakukan sedemikian rupa agar bisa terlindung dan aman dari efek ledakan atau kebakaran

Terdapat dua unit kotak hitam pada setiap pesawat, satu diletakkan pada bagian depan dan satunya lagi pada bagian ekor pesawat

Menurut pengalaman, bagian ekor pesawat diyakini menjadi bagian yang tetap utuh bila terjadi kecelakaan





Perkembangan Kotak Hitam
Alat ini sebelumnya dibuat menggunakan pita perekam seperti kaset pada Tape Recorder,  seiring dengan kemajuan tehnologi, sekarang sudah diganti dengan Chip Memory

Perkembangan terakhir, usai insiden 11 September 2011, muncul usulan dari pihak keselamatan penerbangan agar kokpit pesawat dilengkapi dengan Video Data Recorder, Alat ini berfungsi untuk merekam aktivitas dan situasi pilot pada saat menit-menit terakhir pada penerbangan

Untuk memudahkan pencarian posisi (terutama untuk pencarian di bawah air), Kotak Hitam ini dilengkapi pula dengan Underwater Locator Beacon yang bekerja otomatis jika terendam air, perangkat ini dapat memancarkan sinyal dari kedalaman 14.000 Feet


Penemu kotak hitam
Kotak hitam pertamakalinya dikonsep oleh ilmuwan kebangsaan Australia, Dr David Ronald Warren, Beliau dilahirkan 20 Maret 1925, di Groote Eylandt, Northern Territory, Australia


Dr David Ronald Warren adalah seorang intelektual, berkepribadian menarik yang terinspirasi dari tragedi kecelakaan pesawat terbang yang pernah merengut jiwa ayahnya. Hal inilah yang mendorong terciptanya flight recorder, yang sekarang kita kenal dengan kotak hitam

Ide penciptaan perangkat ini diambil dari alat tape recorder berukuran saku, Kemudian, alat ini dikembangkan menjadi alat perekam semua komunikasi pada setiap penerbangan

Alat ini ini bisa merekam semua suara dan data dari delapan alat yang berbeda, Semua data ini bisa dipisahkan dan menghasilkan data yang akurat

David yang pensiun dari Laboratorium Penelitian Aeronautika di Melbourne tahun 1983 tidak pernah mendapatkan keuntungan finansial dari hasil gagasannya ini, tetapi Beliau sudah cukup bahagia menikmati hidup sederhana bersama istri, dan empat anaknya

Pada tahun 2008 maskapai penerbangan Qantas mengabadikan namanya pada salah satu armada Super Jumbo A-380 terbarunya sebagai penghormatan untuk mengenang jasanya

Dalam usia 85 tahun, pada 19 Juli 2010 David meninggal dunia di Melbourne, Victoria, Australia

Ketika dimakamkan, peti jenazah David Ronald Warren diberi warna oranye yang bertuliskan “FLIGHT RECORDER INVENTORY, DO NOT OPEN“

Selamat jalan David, Penemuan ini sangat bermanfaat untuk menganalisa sebab terjadinya kecelakaan pada pesawat,  yang pada ujungnya akan dapat mengurangi angka kecelakaan penerbangan dimasa mendatang




Sabtu, 19 Oktober 2013

Tempat duduk yang aman dipesawat



Terlepas dari suratan takdir, tentunya tidak seorangpun ingin meninggal karena kecelakaan

Dulu, ketika baru pertamakalinya Saya naik pesawat terbang, ada perasaan senang dan bangga, padahal jenis pesawat yang Saya naiki pada waktu itu adalah pesawat tua berbaling ganda (Twin Otter)

Lama-lama setelah keseringan terbang, rasa senang mulai bertukar menjadi was-was, bahkan berlanjut menjadi paranoid ringan

Jika bepergian ke suatu tempat, Saya lebih suka memilih sarana angkutan darat atau laut dan sebisanya menghindar untuk naik pesawat terbang

Padahal Saya tahu, Jenis angkutan apapun yang digunakan pasti ada kemungkinan mendapat resiko buruk

Jika tidak ada pilihan lain, Saya berusaha untuk memesan tempat duduk yang terdapat pada bagian belakang pesawat, karena Saya sudah terlanjur paranoid

Tetapi benarkah pilihan untuk duduk pada bangku bagian belakang pesawat lebih aman?

Berikut ini, Saya kutip sebuah artikel yang  menulis “Tempat duduk paling aman didalam pesawat” 

Konten artikel, hanya untuk menambah wawasan saja, tidak ada garansi dapat survive, seperti sebuah pepatah  “Untung tak dapat diraih dan malangpun tak dapat ditolak”


Ilustrasi, Sebuah Pesawat yang mengalami kecelakaan


Kecelakaan pesawat Asiana Airlines di San Francisco International Airport memicu ketakutan di benak jutaan orang, terkait keamanan dalam penerbangan

Kecelakaan itu merenggut nyawa tiga orang, dua orang di lokasi kejadian dan satu lagi di rumah sakit, ini menambah panjang daftar kecelakaan yang melibatkan pesawat yang sebelumnya dinilai paling aman

Menurut Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB), hanya satu dari 1,2 juta penerbangan berakhir dengan kecelakaan

Menurut lembaga ini, tindakan pencegahan untuk mempersiapkan situasi darurat turut andil dalam menyelamatkan penumpang

Para ahli mengatakan posisi duduk di pesawat menjadi salah satu faktor  "penyelamat"  penumpang

Profesor Ed Galea dari University of Greenwich, yang telah menghabiskan lebih dari 25 tahun menganalisis bagaimana manusia bereaksi dalam keadaan darurat, menyatakan detik-detik sebelum insiden kecelakaan adalah saat yang paling berbahaya

"Anda bertanggung jawab atas hidup Anda," kata Galea. "Jika Anda tahu apa yang Anda lakukan, Anda punya kesempatan yang lebih baik untuk bertahan hidup"

Galea mempelajari grafik tempat duduk lebih dari 100 kali kecelakaan pesawat dengan mewawancarai puluhan korban

Galea menemukan bahwa orang yang selamat rata-rata duduk lima baris sebelum pintu darurat

Dia juga menemukan kursi di bagian belakang pesawat umumnya lebih aman, seperti juga kursi di bagian lorong

Menurut NTSB, Tingkat kelangsungan hidup dalam kecelakaan pesawat di AS (Tahun 1983-2000) adalah 95 persen,  Tetapi yang penting untuk diingat saat terjadi kecelakaan adalah  tidak panik
"Anda dapat mempersiapkan diri untuk bereaksi dengan tepat dalam situasi darurat," kata Galea

Dalam tes keselamatan penerbangan, uji Boeing 727 di Gurun Sonora tahun lalu menemukan bahwa bersiap untuk dampak kecelakaan memungkinkan seorang penumpang selamat dari kecelakaan

Dalam uji ini, Channel TV Discovery mendandani Boeing 727 untuk melakukan uji dengan biaya hampir 500 ribu dollar, dengan memasang 38 kamera khusus dan sensor, serta didukung oleh sejumlah  pilot yang mau mengambil resiko

Para pilot mengenakan parasut, dan diselamatkan dari belakang pesawat hanya beberapa menit sebelum pesawat jet besar itu jatuh

Dalam percobaan itu, penumpang di baris depan paling terkena dampak

Kursi pada baris satu sampai tujuh disebut sebagai kursi "fatal" terlempar keluar dari pesawat.

Uji ini juga mengungkapkan aspek-aspek lain dari kecelakaan pesawat, seperti sejumlah besar puing-puing bisa mematikan bagi setiap penumpang yang duduk tegak, dan betapa pentingnya untuk bisa keluar dengan cepat dari pesawat

Umumnya, tempat duduk dalam lima baris dari pintu keluar memberikan peluang terbaik

Dalam kasus kecelakaan pesawat yang tak terduga (Kecelakaan yang terjadi dalam tiga menit pertama lepas landas atau delapan menit sebelum mendarat)

Ben Sherwood, penulis The Survivors Club - The Secrets and Science That Could Save Your Life, mengatakan 80 persen dari semua kecelakaan pesawat terjadi pada 11 menit pertama dalam penerbangan

Sherwood menyarankan untuk memiliki sebuah rencana tindakan dalam kasus krisis tak terduga "Jika pesawat celaka, sangat mungkin bahwa Anda akan bertahan, jika Anda melakukan hal yang benar, jika Anda memperhatikan, jika Anda punya rencana, jika Anda bertindak, maka kemungkinan akan lebih baik," kata Sherwood

Namun jangan khawatir, tidak semua penerbangan berbahaya. Industri penerbangan juga telah mengambil langkah untuk melindungi penumpangnya dalam situasi darurat


 Ilustrasi, Sebuah Pesawat yang mengalami kecelakaan


"Naik pesawat komersial memiliki risiko celaka yang sama dengan naik Eskalator" kata Direktur MIT International Center for Air Transportation, John Hansman Jr, pada ABC News

Iya juga sih, Logikanya baik Pilot, Nakhoda, Masinis maupun Sopir Bus tidak ingin dirinya dan alat transportasi yang mereka operasikan mendapat musibah



Kamis, 19 September 2013

Pariwisata Mau Maju? Siapkan Dulu Peta Wisata

Ditulis oleh: Ni Luh Made Pertiwi F 


Jika suatu negara ingin maju pariwisatanya, maka produk pertama yang harus disuguhkan adalah peta wisata



Peta Wisata Indonesia


Hal tersebut diungkapkan oleh President Director Media Wisata Indonesia, Inve Korianto 




Istana Bogor

"Visitor (pengunjung) tidak mungkin pergi tanpa map (peta)," ungkapnya saat acara corporate gathering di Jakarta

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak potensi dalam bidang pariwisata. Namun sayang akses informasi mengenai pariwisata Indonesia masih minim. Bahkan usaha jasa informasi pariwisata di Indonesia masih sedikit.

"Jasa informasi pariwisata biasanya di bawah dinas pemerintah daerah atau kementerian" katanya.

Ia memberi contoh negara Singapura dan Malaysia yang maju dari sisi pariwisata, memberikan akses informasi yang mudah bagi wisatawan. Termasuk, ungkapnya, kemudahan untuk mendapatkan peta wisata di negara-negara tersebut.

Berdasarkan siaran pers, Media Wisata Indonesia (MWI) menjadi pelopor pusat informasi pariwisata Indonesia yang dikelola swasta di tengah belum adanya perusahaan sejenis di Indonesia. Pihak MWI kemudian membuat Indonesia Visitors Center di sebuah mal di Jakarta.

Produk yang paling dikenal dari Media Wisata Indonesia adalah peta wisata, salah satunya Jakarta General Map. Peta ini dibagikan gratis di beberapa titik di Jakarta seperti hotel, bandara, pusat perbelanjaan, bahkan bioskop dan kedutaan asing.

Selain itu juga diluncurkan Kemang Map, Jakarta Shopping Map, Jakarta Hospital Map, dan Jakarta Education Map. Setiap bulannya ada 200 ribu eksemplar peta yang dibagikan di seluruh Jakarta. Rencananya, Media Wisata Indonesia akan membuat peta Bali di tahun 2013



Sumber,   Kompas Com  


Sabtu, 20 April 2013

Murah, Jangan abaikan kualitas Pelayanan

Untuk orang yang suka bepergian semacam Saya, dengan adanya fenomena perang tarif atau kalimat kasarnya “banting harga” tentunya sangat menguntungkan untuk menghemat biaya

Yang tidak lucu, jika penurunan harga ini dibarengi juga dengan penurunan kualitas pelayanan dan kebersihan

Suatu hari Saya pernah menginap disatu hotel kelas melati di seputaran Kuta , harganya lumayan murah, tetapi pelayanan dan fasilitas yang tersedia tidak diperhatikan oleh pengelola hotel, seperti air yang mengalir kecil, handuk (jika tidak diminta) tidak tersedia, seprei dan sarung bantal yang tidak diganti setelah dipake oleh penghuni sebelumnya



Alhasil Saya hanya nginap satu malam saja disitu, kemudian pindah ke hotel yang lebih mahal, yang Saya butuhkan bukan sekedar tidur, tetapi kenyamanan dan kebersihan serta keamanan




Association of Indonesian Travel Agent (Asita) Bali mengaku penindakan terhadap maraknya agen perjalanan atau travel agent ilegal masih terkendala lemahnya infrastruktur penegakan hukum

Ketua Asita Bali Ketut Ardana mengatakan penegakan untuk biro perjalanan masih terkendala oleh law enforcement yang sangat lemah

Untuk travel agent online ilegal, Asita telah melapor ke pihak berwenang, namun belum ada tindakan jelas hingga kini

“Asita, sebagai asosiasi nonprofit sama sekali tak miliki kewenangan hukum untuk menertibkan mereka (travel agent online) secara sepihak,” katanya, Rabu (30/1).

Data travel agent di Bali yang diduga ilegal sudah disodorkan kepada aparat penegak hokum, Namun belum ada tanggapan dan penindakan

Saat ini, usaha tidak berizin itu, makin banyak di Bali. “Permasalahan ini tak akan selesai jika tak ada bantuan dari yang berwenang.”

Selain travel agent, bisnis usaha lain yang marak tanpa izin diketahui adalah hotel-hotel bujet rendah yang kian menebar terror dengan perang tariff

Kekecewaan Asita, tambahnya, ada beberapa kasus hotel yang menjual kamarnya lebih murah dibanding kesepakatan contract rate dengan travel agent

“Jika ini terjadi, tentu saja kami akan merugi, kita juga ikut menjual kamar hotel dalam paket tour. Tapi kalau publish rate nya lebih rendah dari kesepakatan, itu tidak sehat,” paparnya.

Bahkan, Asita pernah menemui pihak hotel yang ikut menjual paket tour.
“Padahal hotel sudah jelas porsinya, yang berhak jual paket tour itu travel agent,” tukas Ardana.

Namun untuk perang tarif antar hotel, kata Ardana, sudah tidak bisa dihindari. Dia menjelaskan, pada sepanjang Sunset Road, terdapat 34 city hotel yang harganya bersaing sangat ketat.
“Itu, agar kamarnya tidak kosong saja. Idealnya, jika tingkat hunian kamar mencapai 85%,” tandasnya.

Sekretaris harian Asita Bali Dwi Nurdayati mengatakan harusnya pemerintah menerbitkan regulasi atas untuk menertibkan tarif.
“Misalkan, untuk salah satu kawasan tarif hotel tidak boleh dibawah rate yang telah ditentukan regulasi itu.”

Pada konsep itu, jelas pendapatan asli daerah (PAD) Bali akan mampu didongkrak, iklim usaha berjalan sehat dan tidak ada lagi gesekan dalam menjalankan usaha.

“Kita ingin seluruh penggerak pariwisata duduk bersama merumuskan usulan regulasi itu.”


Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan perang tarif hotel dan perang destinasi antar negara harus diselesaikan bersama secara bijak sebelum kualitas sektor pariwisata diklaim menurun.

“Perang tarif hotel terjadi karena adanya over suplai dengan segmentasi yang sama.”

Perang tarif hotel di Bali, jelasnya, memang sudah lama terjadi, sehingga banyak hotel yang sudah ada sebelumnya khawatir kehilangan pelanggan mau tidak mau hotel tersebut menurunkan lagi harga hotel atau membuat promosi dengan kata lain produk akan laku jika dijual murah

Sumber, Bali Bisnis

Sabtu, 23 Maret 2013

Taman Nasional Danau Sentarum, Kalimantan Barat


Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) adalah wilayah taman nasional yang melindungi dan memiliki keanekaragaman hayati, total luas taman ini sekitar 132.000 Ha

Taman nasional ini terletak di Kalimantan Barat, Indonesia, Kota terdekat untuk dapat mendatangi tempat ini adalah Pontianak

Pada tahun 1999, Danau Sentarum ditetapkan sebagai taman nasional. Sebelumnya, Taman Nasional Danau Sentarum berstatus cagar alam (1981/1982) dan suaka margasatwa (sejak 1983).


Danau Sentarum, Kalimantan Barat


Peta Lokasi Danau Sentarum


Kapal cepat atau speed boat menjadi alat transportasi utama yang digunakan petugas penjaga Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, untuk menjaga wilayahnya

Namun, mahalnya harga bensin di daerah ini menjadi salah satu kendala yang menghambat mobilitas mereka

Petugas pengendali ekosistem hutan, Seksi II Pengelolaan Taman Nasional Danau Sentarum, Komarwan, mengaku ongkos penggunaan kapal cepat di sana amat mahal

"Satu liter bensin di sini harganya Rp 9.000," kata dia kepada Tempo, Senin, 5 November 2012.

Pria yang akrab dipanggil Marwan ini menjelaskan, luas keseluruhan Taman Nasional Danau Sentarum sekitar 132 ribu hektare. Pengelolaannya dibagi menjadi tiga seksi. Seksi II, tempat ia bertugas, luasnya 48 ribu hektare.

Untuk mengitari daerah yang sangat luas itu, tujuh orang pegawai tetap dan beberapa petugas tambahan hanya dilengkapi dengan dua kapal cepat yang berukuran kecil (mesin 15 PK) dan ukuran sedang (40 PK)

Gambaran luas wilayah yang harus diawasi oleh petugas lapangan

Padahal, jika terjadi kebakaran di musim kemarau, mereka harus mengerahkan pasukan lebih banyak menuju lokasi kebakaran.

Dalam sehari, mereka biasanya mengkonsumsi 25 liter bensin
"Seminggu pemakaiannya sekitar lima hari. Jika dihitung biaya untuk bensin hampir Rp 1,5 juta per minggu,"
kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Resort Bukit Tekenang, salah satu lokasi pusat pemantauan TNDS di seksi II, Kecamatan Semitau.

Ini baru bicara soal ongkos yang dikeluarkan untuk transportasi menjaga dan memantau TNDS sehari-hari

Belum lagi jika kapal cepat ini bermasalah. Mereka harus mengeluarkan dana lebih untuk kerusakan dan penggantian onderdil. 

"Kalau rusak, ganti ring saja bisa sampai Rp 1 juta, belum lagi biaya pemeliharaan," kata dia


Sisi lain keindahan Danau Sentarum


Sebenarnya Marwan tak begitu mengeluhkan mahalnya ongkos tersebut. Sebab, menurut dia, harga bensin atau solar di Kalimantan memang dijual di kisaran harga Rp 9.000.

Bahkan, dalam kondisi sangat parah, di mana pasokan sedikit, harga bensin dan solar bisa mencapai Rp 13 sd15 ribu

Yang dia butuhkan adalah tambahan petugas dan kapal cepat untuk menunjang aktivitas mereka sebagai penjaga taman nasional yang juga berfungsi sebagai tempat mencari nafkah masyarakat sekitar itu.

"Idealnya, tiap seksi itu punya empat kapal kecil dan satu kapal besar. Tugas kami mungkin akan menjadi lebih mudah," ujarnya berharap


Sumber,  Tempo





Senin, 18 Maret 2013

Imigrasi didalam pesawat (IoB)

Berita baik untuk wisatawan manca negara yang akan melakukan kunjungan ke Negara Indonesia, karena jika ybs menggunakan Pesawat Garuda sebagai alat transportasinya,  maka mereka akan mendapat kemudahan dan kenyamanan dalam urusan administrasi dan pemeriksaan imigrasian



Imigrasi dalam Pesawat atau Immigration on Board (IoB) adalah layanan khusus yang diciptakan oleh Garuda Indonesia untuk kenyamanan penumpang dalam perjalanannya ke Indonesia

Layanan ini terlaksana berkat kerja sama antara Garuda Indonesia dengan Direktorat Jenderal Imigrasi serta Bank Rakyat Indonesia

Dengan memanfaatkan layanan ini, Penumpang dapat menghemat waktu mereka yang berharga dan tidak perlu lagi antre di bagian imigrasi begitu tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar atau di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta


Prosedur untuk layanan IoB sbb

1.Calon penumpang check In di Bandara keberangkatan.

2.Membayar Visa On Aririval sebesar USD 25,00 untuk kunjungan selama 30 hari, setelah menerima boarding pas, kemudian ybs naik ke pesawat

3.Pemeriksaan ke Imigrasian dalam penerbangan dilakukan  setelah awak kabin selesai menyajikan makanan.

Petugas akan memberi sebuah kartu, sebagai tanda bahwa penumpang tsb telah diperiksa dokumen ke imigrasiannya, berikut izin mendarat

4. Setelah sampai ditempat tujuan, Petugas Imigrasi membuka line atau pintu khusus, kemudian memeriksa dan mengambil kembali kartu yg telah diberikan sebelumnya oleh petugas di pesawat, ambil bagasi, kemudian ybs keluar dari Bandara 

Chart IoB  (Photo Garuda Indonesia)


Ketika Saya pulang dari Jedah menuju Jakarta naik garuda, dan didalam pesawat ada beberapa orang warga Negara Asing yg akan melakukan kunjungan ke Indonesia

Karena Saya tidak melihat Layanan IoB ini dilakukan oleh awak kabin, kemudian Saya menanyakannya kepada pramugari

Pramugari tersebut memberikan penjelasan bahwa Layanan IoB ini belum bisa dilakukan untuk seluruh route penerbangan Internasional Garuda, termasuk route Jedah-Jakarta


Pelayanan IoB (Photo Garuda Indonesia)


Rute yang sudah terjangkau oleh layanan IoB adalah,
Seul-Jakarta,  
Osaka-Denpasar,  
Tokyo-Denpasar/Jakarta,  dan 
Sydney–Denpasar/Jakarta,

Untuk rute lainnya masih dalam proses perencanaan dan pengembangan lebih lanjut

Walaupun Saya bukan penikmat layanan IoB ini, tetapi apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia ini patut diapresiasi, karena dari kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nusantara


Sumber,   Garuda Indonesia  


Artikel Lain yang berhubungan, Visa on Arrival (VoA)





Rabu, 06 Maret 2013

Komunitas Citicyclink terbentuk



Citilink mempertegas komitmennya terhadap Citilinkers dan konsumen loyal lainnya, terutama mereka yang datang dari kelompok hobi

Salah satunya dengan meng-inisiasi lahirnya komunitas bersepeda yang akan berhimpun di bawah payung Citicyclink

Minggu, 13 Januari 2013 yang lalu, digelar acara Citilink Fun Bike dengan start dan finish point,  di Parkir Timur Senayan 

Komunitas yang resmi diperkenalkan hari itu, akan merangkul para penggemar olahraga sepeda di Indonesia yang kerap melakukan perjalanan antar kota dengan Citilink


Komunitas Citicyclink, Dok Citilink


Di bawah komunitas ini akan digagas berbagai program khusus dan kemudahan bagi anggotanya untuk melakukan aktivitas mereka di seluruh pelosok Nusantara, termasuk lewat kerjasama dengan banyak pihak sebagai sponsor,  ungkap Vice President (VP) Marketing & Communications PT Citilink Indonesia, Aristo Kristandyo 

Di kesempatan yang sama, Citilink juga menandatangani Memoradum of Understanding dengan Komunitas Sepeda Indonesia (KSI)

Faktanya, perkembangan terakhir di seluruh Indonesia (bahkan menjadi kecederungan global), bersepeda bukan lagi sekadar hobi, tetapi sudah menjadi gaya hidup

Mulai dari aktivitas olahraga di akhir pekan hingga ekspresi dukungan terhadap gaya hidup hijau, semisal yang dikembangkan oleh para pengkampanye bike to work (bersepeda ke tempat kerja) yang kini marak di kota-kota besar Indonesia

Lalu siapa saja dan bagaimana menjadi anggota Citicyclink?

Menurut Aristo, “Citicyclink adalah komunitas yang keanggotaannya terbuka untuk umum. Dalam waktu dekat pengurusnya akan dibentuk, demikian pula dengan mekanisme pendaftaran dan keanggotaannya, yang akan dipublikasi secara terbuka, tidak hanya di situs dan media sosial Citilink”

Komunitas Citicyklink,  Dok Citilink

Citicyclink adalah salah satu bentuk komitmen Citilink terhadap para pelanggannya

Kesungguhan manajemen Citilink yang menerapkan standar pelayanan prima dan berbagai inovasi, terbukti dari berbagai penghargaan yang telah diraih

Antara lain dari Indonesia Travel and Tourism Foundation untuk kategori Leading Low Cost Airline 2011/2012, kategori Best Overall Marketing Campaign di The Budgies and Travel Awards 2012, penghargaan Service To Care Award 2012 untuk Airlines category dari Markplus Insight dan yang terbaru yaitu Indonesia Leading Low Cost Airlines 2012/2013 dari ITTA Foundation serta Maskapai Penerbangan Nasional Terbaik oleh Adikarya Wisata Award 2012.

Acara yang berlangsung pada hari itu dipadati peserta, karena selain bisa beramai-ramai bersepeda, juga terhibur oleh penampilan keren dari Drew serta Nidji


Sumber, Citilink


Video Yang berhubungan dengan komunitas Citicyclink